Category: panduan mencetak buku

  • Cara Mudah Membuat Buku dengan Microsoft Word

    Cara Mudah Membuat Buku dengan Microsoft Word

    Membuat buku sederhana bisa dilakukan dengan microsoft word, tidak perlu susah-susah menggunakan software desain grafis yang rumit. Namun bukan berarti kita tidak butuh software design karena memang sebuah buku penerbit mayor rata-rata dibuat menggunakan software design grafis seperti In design, page maker, quark express dll. Paling tidak langkah ini bisa Anda tempuh untuk langkah awal memulai membuat buku. Selain menghemat biaya, membuat buku dengan microsoft word bisa Anda lakukan secara mandiri karena tidak membutuhkan skill yang mendalam untuk membuatnya.

    Langsung saja kita coba cara mudah membuat buku menggunakan Microsoft Word. Kali ini saya akan mencoba menggunakan Microsoft Word 2010, kebanyakan kesulitan yang terjadi jika hendak mencetak sebuah buku dengan ms word 2010 adalah dalam hal membentuk format buku yang memiliki format header atau foter kiri-kakan. Normalnya format buku sudah menyesuaikan sendiri yaitu berurutan dari halaman 1-akhir. Sehingga ketika kita print, format halaman sudah diurutkan menjadi buku. Nah, bagaimana membuatnya?

    Berikut, kita akan berbagi ilmu tentang cara mudah membuat buku dengan Microsoft Word .  Ada beberapa langkah yang perlu guraru lakukan, antara lain :

    Langkah I

    1. Buka microsoft word 2010.

    2. BBuat Documen baru dengan memililih file >> New Documet

    3. Lakukan setting halaman pada  Page Layout — pilih “Margin” — pilih “Custom Margin“, silakan isikan dengan pilihan seperti berikut yaitu terpenting pilih Mirror Margin.

    Isikan margin sesuai kebutuhan. Normalnya semua margin dibuat sama kecuali bagian yang akan ada nomor halaman dibuat lebih lebar. Karena pada contoh ini akan kami buat nomor halaman dibagian bawah maka semua margin kami isi 2 cm sedangkan bagian bawah di isi 2.5 cm. Bagaina terpenting yaitu centak Mirror Margin.

    4. Halaman sudah menjadi Mirror margin, dimana bisa ditandai bahwa halaman ganjil akan selalu berda di sebelah kanan. Sedangkan halaman genap akan berada disebelah kiri.

    5. Silakan sekarang Anda tinggal mengetik bebas naskah buku Anda sampai selesai.

    Langkah II (print)

    1. Klik home -> Print
    2. Beri centang (tick) pada pilihan manual duplex
    3. Klik OK

    Setelah itu setting printer akan secara otomatis mencetak halaman. Tunggu sampai ada perintah untuk membalik kertas. Setelah itu balik kertas yg sudah dicetak dan masukkan ke dalam printer.

    Catatan :  Jangan lupa masukkan kertas dengan benar!!

  • Cara Membuat Bleed Pada Cover Buku

    Cara Membuat Bleed Pada Cover Buku

    Istilah bleed menjadi sering Anda dengar ketika berhubungan dengan percetakan, bleed sendiri dibutuhkan untuk mendapatkan hasil potongan buku yang sempurna sampai ujung buku. Sebenarnya saya sudah sering sekali membahas tentang bleed namun masih terlalu banyak yang bertanya pada saya, mas bleed itu apa sih? Lalu cara membuatnya bagaimana? atau sudah saya jelaskan panjang lebar melalui email atau bahkan ada yang bertemu dan diajarkan langsung pun masih juga ada yang salah.

    Jadi dari pada saya mengulang-ngulang hal yang sama setiap harinya, seperti biasa lebih baik saya tulis disini siapa tahu berguna buat teman-teman yang lain atau nanti jika ada yang tanya saya tinggal memberikan link tulisan ini.

    Untuk memahami dengan baik apa itu bleed, saya buatkan 5 Rangkuman singkat tentang Bleed

    1. Apa itu Bleed?

    Bagi yang belum tahu bleed itu apa sih? ini penjelasan versi saya sendiri ya, dari pada saya kasih penjelasan lewat wikipedia nanti malah bingung. Bleed adalah area tambahan diluar ukuran jadi sebuah halaman, bleed standartnya adalah 3 mm. Jika Anda ingin membuatnya lebih dari 3 mm atau kurang itu terserah teman-teman semua, tetapi yang jelas dari percetakan area tambahan 3 mm dirasa sudah cukup untuk sebuah bleed.

    Lalu apa sih sebenarnya fungsi sebuah bleed? saya jawab apa yah? jadi begini setiap manusia tidaklah ada yang sempurna, dalam sebuah pekerjaan finishing dalam hal ini proses pemotongan, mungkin akan selalu ada unforced error oleh si tukang potong tersebut. Dalam hal ini pihak percetakan mengantisipasi sampai dengan 3mm. Jadi jika ada kesalahan potong antara 1-3 mm buku Anda masih aman karena adanya halaman tambahan bleed ini, biasanya jika sudah lebih dari 3 mm percetakan akan mengulangnya karena itu bukan lagi unforced error tapi benar-benar error. Lihat contoh bleed pada gambar dibawah yah (area kotek merah).

    Dari gambar diatas, saya hanya ingin menambahkan sedikit penjelasan. bahwa area yang dilebarkan pada halaman bleed adalah backgroundnya saja, untuk tulisan dan gambar inti tidak perlu ikut diperlebar. Jauhkan tulisan minimal 5 mm dari area potong. Satu lagi catatan crop mark harus tetap di ukuran potong bukan setelah bleed.

    Misalnya seperti ini jika ukuran buku Anda 13 x 19 cm maka garis potong Anda harus pas di ukuran 13 x 19 cm namun area Anda akan menjadi 13.6 x 19.6 cm karena ditambah bleed. Lihat contoh

    2. Perbedaan isi buku dengan bleed dan tanpa bleed.

     DENGAN BLEED

    Perbedaan terdapat pada area diluar paskris yang disebut bleed.

    3. Hasil akhir buku jika design menggunakan bleed dan tidak menggunakan bleed.

    Hasil terpotong sempurna hingga ujung buku

    Hasil menyisahkan pinggiran putih sisa kertas

    4. Cara Membuat Bleed

    Baiklah langsung saja berikut ulasan lebih detail cara membuat bleed pada cover, tutorial kali ini saya menggunakan Adobe InDesign CS 4.0

    1. Buka Adobe InDesign CS 4.0
    2. Pilih File >> New >> Document
    3. Buat Ukuran Cover misal ukuran buku 13 x 19 cm dengan tebal punggung 1,5 cm
      Width : 275 mm (13 + 13 + 1,5 = 27,5 cm)
      Height : 190 mm
      Column: Number : 2
      Gutter : 15 mm (tebal punggung buku) Pilih more option
      bleed : 3 mm
      Slug : 0 mmNew Page Indesign4. Setelah halaman selesai dibuat, tinggal masukan cover Anda yang telah didesain jika menggunakan software lain. Jika menggunakan InDesign dari awal pembuatan cover Anda tinggal mendesainnya dengan mengikuti aturan-aturan seperti diatas.
      5. Halaman bleed akan otomatis keluar pada area yang ditandai garis merah.

    5. Bleed hanya dibutuhkan untuk file gambar.

    Halaman putih tidak membutuhkan bleed, sebagai catatan penting halaman bleed hanya di butuhkan untuk file yang membutuhkan gambar terpotong sempurna sampai pinggir buku. Bleed diperlukan agar tidak ada area putih kertas pada pinggri buku.

    Sebenarnya cuma singkat dan simple yah membuat bleed itu. Karena singkat dan simple jadi jangan sampai salah lagi, biar hasil buku Anda bisa mendapatkan hasil yang sempurna atau paling tidak buku Anda tidak nunggu lama di percetakan karena biasanya percetakan mendahulukan file yang sudah siap cetak saja.

    Jika masih ada yang kurang jelas silakan berkomentar pada kolom dibawah ini, atau bisa menghubungi kami via email untuk respon lebih cepat.

  • Jasa Layout Buku Murah dan Profesional

    Jasa Layout Buku Murah dan Profesional

    Jasa layout buku dewasa ini jarang sekali kita temukan, kebanyakan jasa layout buku mungkin kalah dengan desain grafis padahal layout berbeda dengan desain grafis dan layout tidak kalah pentingnya dengan desain grafis. Pernahkah Anda melihat sebuah majalah? atau memperhatikan isi buku-buku yang pernah Anda baca? apa jadinya jika itu semua tidak ada seorang layouter profesional? Mungkin majalah atau buku-buku yang Anda lihat itu akan terlihat kaku, menonton, tidak enak dibaca/dilihat dan bahkan bisa membuat mata kita sakit.

    Jasa layout adalah bidang usaha yang tidak mudah pengerjaannya. Seorang Layouter ( tenaga layout)  harus mengerti dan memahami tentang kaidah-kaidah tata letak, Ejaan EYD yang disempurnakan dan bisa memahami tata kelola bahasa yang baik dan benar, disamping itu juga harus mengerti soal art, artistik, karakter, bleed, komposisi, pewarnaan, image setter  dan font.

    Print on demand adalah sebuah teknologi percetakan pertama di Indonesia yang telah berkecimpung dalam bidang percetakan selama puluhan tahun, kami sangat memperhatikan detail dalam setiap buku yang kami produksi. Berbagai klien sudah mempercayakan untuk layout buku mereka pada kami.

    Berikut kami menawarkan Jasa layout buku murah dan profesional Jakarta untuk rekan-rekan penerbit/ perusahaan dan penulis:

    PAKET PREMIUM

    Harga layout Buku Teks                         Rp  7,000/Hal – A5

    Harga layout Buku Teks + Gambar        Rp  10,000/Hal – A5

    —————————————–

    Harga Layout Company Profile              Rp  45,000 /Hal B5 atau A4 (sama)

    Harga Layout Majalah                            Rp  30,000 / Hal

    Spesifikasi:

    1. Layout menggunakan Adobe InDesign Cs 4.0
    2. Semua paket premium akan mendapatkan file Asli berupa package Indesign + PDF dalam bentuk DVD
    3. Mendapatkan kesempatan proof maksimal 2x. Untuk proff pertama dalam bentuk hardcopy (hitam putih) sudah termasuk biaya pengiriman hardcopy ke alamat Anda.
    4. Kualitas layout standart percetakan nasional Indonesia.
    5. Layout dilengkapi dengan Hyphenation
    6. Lama pengerjaan untuk Layout 3-5 hari kerja (tidak termasuk waktu proff)
    7. Harga berlaku per 1 Mei 2015

    Untuk paket custom Jasa Layout Buku (Majalah/ Portofolio/ Annual Report/ Layout buku tahunan) silakan request harga melalui email cs 24 jam kami.

    PAKET EKO

    Layout murah dengan harga paket untuk buku berkualitas kamu cukup dengan Rp 1.150,000 Rp 750,000

    Spesifikasi:

    1. Ukuran layout jadi 13 x 19 cm, 14,8 x 21 cm

    2. Maksimal 200 halaman. Jika lebih akan dikenakan biaya tambahan

    3. Pengerjaan menggunakan word

    4. Standart Buku penerbit besar.

    5. Hanya untuk Novel dan buku Teks.

    6. Ada proff 2x via email.

    Catatan: Paket EKO adalah paket yang sangat tidak kami rekomendasikan, karena pengerjaan menggunakan Microsoft Word, berbeda dengan kebanyakan buku kami 90% adalah menggunakan In Design CS 4.0 (Standart penerbit besar). Namun kelebihan Anda mengambil paket EKO di kami adalah buku Anda akan sesuai dengan template buku-buku premium kami (hanya template).

    Perlu Anda catat, paket EKO tidak ada revisi. Silakan langsung kirimkan file Anda dan akan dikerjakan maksimal 7 Hari kerja. Jika lebih dari itu jaminan uang kembali. Ingat tidak ada REVISI dan sebutkan Anda ingin mengambil paket EKO ketika email atau telp ke kami, karena paket ini hanya ada melalui online dimana kemungkinan tidak semua staff kami mengetahuinya.

    ——————————————————————————————–

    Dan berikut Contoh layout buku yang bisa menginspirasi Anda membuat buku.

    layout isi buku 3 layout isi buku 2 layout isi buku 1 layout buku 6 layout buku 5

    layout majalah

    layout isi buku gambar

    layout isi majalah

    Klient Kami

    1. Pemprov Bengkulu
    2. Hari Pers Nasional
    3. Dewan Pers
    4. Elek Media Komputindo
    5. M&C
    6. Grasindo
    7. Budi Pradono Arc
    8. Cyrus Network
    9. Dinas Perhubungan
    10. Dapur Buku
    11. Star Publishing
    12. Ilmi Publishing
    13. Deka Publishing
    14. Spirego International
    15. Australia AID

    Print On Demand Indonesia
    Email : cs@pod.co.id
    Telp    : (021) 5369 0884
    SMS   : 085 888 175 200

  • Menghitung Biaya Cetak Buku

    Menghitung Biaya Cetak Buku

    Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana menghitung perkiraan biaya cetak. Karena banyak sekali tentunya dari teman-teman yang hanya sekedar ingin tahu kalau saya mau mencetak buku ini kira-kira berapa ya biayanya. Mungkin yang dulunya punya pemikiran seperti itu dan malu ingin bertanya karena baru hanya ingin tahu, sekarang cukup baca ulasan lengkap saya berikut ini. Jadi teman-teman semua bisa tahu perkiraannya dan mulai mengumpulkan uang untuk biayanya.

    Nanti jika anda ingin mencetak silakan hubungi percetakan yang menurt Anda pas untuk mempercayakan buku Anda dikerjakan oleh mereka. Tentunya harga masing-masing percetakan akan berbeda dan persaingan masih cukup kompetitif.

    Pertama untuk mengetahui biaya cetak Anda harus menentukan Ukuran buku Anda dan jumlah Halaman buku Anda. Jika Anda belum tahu lihat Standar Ukuran Buku. Yang perlu diperhatikan dari standar ukuran cetak adalah batasan ukuran, karena akan sangat berpengaruh terhadap harga cetak buku Anda. Darimana sebenarnya ada batasan ukuran cetak dan kenapa ada seperti itu?

    Ini yang membuat ada standar ukuran cetak, berawal dari ukuran mesin yang digunakan (Mesin Digital). Ukuran mesin digital yang sering digunakan untuk mencetak buku rata-rata memiliki area cetak 32,5 x 48,8 cm. Jadi ukuran kertas plano harus dipotong menyesuaikan ukuran kertas tersebut. Sehingga muncullah ukuran A4, A5 dan A6 berawal dari pembagian dua ukuran ini.

    Berikut saya lampirkan cara menghitung biaya per lembar cetak buku dari ukuran 32,5 x 48,8 cm (A3+). Biasanya percetakan memberikan harga standart per ukuran A3+ (32,5 x 48,8 cm) untuk cetak dalam hitam putih harga standart percetakan mulai dari Rp 600-1500/lembar. Sedangkan untuk cetak colour adalah Rp 2,500 – 5,000/ lembar, sekali lagi itu tergantung dari banyaknya Anda mencetak dan bahan yang Anda gunakan. Untuk biaya finishing (meliputi cover, laminasi, jilid lem dan wrapping plastik) Rata-rata mulai dari Rp 15,000 – Rp 35,000/buku A4

    Contoh Harga 1

    menghitung cetak buku1

    Ini contoh menghitung jika Anda ingin mencetak buku ukuran A3, 200 Halaman dengan isi buku hitam putih. Dengan asumsi Anda mendapatkan harga per lembar A3+nya adalah Rp 1000. Dan biaya finishing adalah Rp 35,000

    Cetak Isi : 200 x 1000 = Rp 200,000
    Finishing :                     Rp   35,000
    Total                           = Rp 235,000 ( Harga belum termasuk PPN)

    ———————————————————————————————————————

    Contoh Harga 2

    menghitung cetak buku2

    Anda ingin mencetak buku ukuran A4 (21 x 29,7 cm), 200 Halaman dan isi dicetak hitam putih. Untuk harga disini jika Anda ingin menggunakan ukuran lebih besar sedikit sampai ukuran 23 x 30 cm harga akan tetap sama.

    Asumsi Anda mendapatkan harga sama per lembar A3+ adalah Rp 1000. Biaya finishing adalah Rp 15,000

    Cetak Isi : 200 x 500 = Rp 100,000
    Finishing :                    Rp   15,000
    Total                            Rp 115,000

    Kenapa diatas cuma dikalikan Rp 500? Perhatikan gambar hitungan karena harga per lembar A3+ adalah Rp 1000 dan untuk ukuran A4 kita bisa mendapatkan 2 halaman.

    ———————————————————————————————————————

    Contoh Harga 3

    menghitung cetak buku3

    Sekarang Anda ingin mencetak buku ukuran A5 (14,8 x 21 cm), 200 Halaman dan isi dicetak hitam putih. ukuran ini paling banyak digunakan terutama untuk membuat buku-buku fiksi dan non fiksi. Jika Anda ingin membuat buku dalam ukuran 13 x 19, 14 x 20, 15 x 23 Harga akan tetap sama sesuai dengan gambar hitungan diatas.

    Asumsi Anda mendapatkan harga sama per lembar A3+ adalah Rp 1000. Biaya finishing adalah Rp 10,000

    Cetak Isi : 200 x 250 = Rp 50,000
    Finishing :                    Rp  10,000
    Total                           Rp 60,000

    Sudah didapat harganya dan semakin kecil akan semakin murah, untuk mempermudah perhatikan contoh perhitungan.

    ———————————————————————————————————————

    Contoh Harga 4

    menghitung cetak buku4

    Anda ingin mencetak Note atau buku saku ukuran A6 (10,5 x 14,8 cm), 200 Halaman dan isi dicetak hitam putih. Jika Anda ingin membuat buku saku dalam ukuran lebih kecil 8 x 12 atau 7 x 10 atau lebih besar sampai 12 x 15,5 cm harga akan tetap sama.

    Asumsi Anda mendapatkan harga sama per lembar A3+ adalah Rp 1000. Biaya finishing adalah Rp 5,000

    Cetak Isi : 200 x 125 = Rp 25,000
    Finishing :                    Rp  5,000
    Total                           Rp 30,000

    ————————————–

    Nah, jika Teman-teman butuh jasa percetakan untuk mencetak buku dengan harga murah dan kualitas terbaik dengan teknologi dari FujiXerox Japan. Segera hubungi Print On Demand sekarang. Order online cukup dari rumah saja atau Anda bisa datang langsung saja datang ke percetakan untuk diskusi gratis dengan ahlinya.

  • Teknik Jilid Buku

    Teknik Jilid Buku

    Hal terakir yang perlu diperhatikan sebelum naskah Anda menjadi buku adalah Cara Jilid Buku dalam proses finishing. Proses finishing meliputi berbagai macam proses penjilidan. Lagi-lagi bagi Anda yang awam sekali dengan percetakan sebaiknya Anda membaca dulu tulisan ini sampai akhir untuk mengetahui berbagai macam Teknik Jilid Buku yang sering digunakan untuk finishing Jilid buku Anda di percetakan.

    Berbagai macam cara jilid buku adalah sebagai berikut

    1. Teknik Jilid Buku kawat (steples)
    2. Teknik Jilid Buku Spiral
    3. Teknik Jilid Buku benang
    4. Teknik Jilid Buku Lem panas (perfect Binding).

    Berikut penjelasan secara lengkap tentang Teknik Jilid Buku diatas, bagaimana prosesnya dan buku apa harus menggunakan Teknik Jilid Buku apa akan saya jabarkan secara lengkap beserta contoh gambarnya.

    Baca Juga : Standar Cover Buku Untuk Berbagai Teknik Jilid

    1. Teknik Jilid Kawat

    jilid kawatMungkin bagi Anda yang awam sering menyebut jilid ini dengan jilid staples tetapi pihak percetakan sering menyebut jilid kawat. Nah, setelah membaca tulisan ini jangan lagi selisih pendapat dengan percetakan masalah hal ini karena biasanya pihak percetakan tidak mengenal namanya jilid steples. Mungkin memang karena proses pengerjaannya mereka tidak memakai staples tapi menggunakan mesin jilid dimana bahan jilidnya adalah kawat yang mana banyak dikenal orang dengan staples.

    Jilid Buku ini umumnya digunakan untuk buku dengan ketebalan yang tipis antara 4-80 Hal. Jika memilih teknik jilid ini Anda harus memperhatikan jumlah halaman buku Anda, Jilid kawat mengharuskan jumlah halaman buku Anda berkelipatan 4 jadi sesuaikan jumlah hal Anda agar tidak ada halaman yang kosong.

     

    2. Jilid Spiral

    jilid spiralTeknik Jilid Spiral sesuai dengan namanya menggunakan kawat spiral, Anda mungkin sering menemuinya di buku Agenda, Buku Annual Report atau buku-buku Note.

    Jika ingin memakai Jilid Spiral ini, dan Anda memutuskan untuk layout dan desain buku Anda sendiri, perlu diperhatikan sisi Inside buku Anda untuk diberi margin (jarak) lebih lebar dari sisi atas dan bawah. Hal ini untuk menghindari bagian dalam buku Anda agar tidak terambil buat posisi lubang spiral.

    Ukuran spiral sendiri dari paling kecil 1/4″ = 6,4 mm (paper thickness = 4,8 mm).Dan ukuran spiral paling besar 1 1/4 = 31,8 mm (paper thickess = 28,6 mm).

    Jilid Spiral paling banyak kita temui di tempat-tempat Jilid Spiral seperti fotocopy.

     

    3. Jilid Benang

    jilid benangTeknik Menjahit Benang, teknik ini sangat berkaitan erat dengan buku hardcover karena tekniknya yang banyak digunakan dalam pembuatan buku hardcover. Jahit buku merupakan salah satu teknik penjilidan pada buku selain jilid kawat, spiral dan perfect binding (lem panas)

    Untuk jumlah halaman yang di jahit bisa berapa saja tapi biasanya dihitung berdasarkan jenis dan gramatur bahan, ada pula jumlahnya terdiri dari per8, per16, per24 dan per32 halaman.

    Maksudnya adalah semakin besar gramatur bahan maka semakin sedikit halaman yang di jahit, hal ini dikarenakan terkadang jika terlalu tebal, jahitannya jadi kurang bagus dan membuat buku terlihat kurang rapi setelah di lem panas.

     

    4. Jilid Lem Panas (Perfect Binding)

    jilid lem panasJilid Lem panas mungkin adalah teknik jilid yang paling banyak digunakan dalam proses finalisasi sebuah buku. Selain teknik jilid ini dinilai paling gampang dan kuat untuk sebuah buku.

    Teknik Jilid Lem Panas (perfect binding) hampir cocok digunakan untuk berbagai macam jenis buku. Paling banyak adalah buku-buku cerita seperti novel, komik, dan buku non fiksi lainnya sampai buku company profile, portofolio dan masih banyak lagi.

    Untuk memutuskan menggunakan teknik jilid ini, Anda tidak perlu banyak aturan yang harus disesuaikan dengan pihak percetakan. Cukup pastikan Buku Anda memiliki punggung buku (Anda bisa membaca pada artikel standart layout buku dan standar cover buku).

     

     

  • Membuat Barcode ISBN

    Membuat Barcode ISBN

    membuat barcode

    Repottttt membuat Barcode ISBN, tidak bisa design gimana harus membuat barcode ISBN, Tunggu kiriman ISBN dari lembaga ISBN bisa sampai 5 hari kerja????

    Kini membuat Barcode ISBN sangatlah mudah tanpa perlu keahlian dan harus berlama-lama, bagaimana caranya? Barcode ISBN Online, dengan software generator online untuk membuat barcode ISBN. Anda tidak perlu lagi harus memiliki ketrampilan desain grafis untuk membuatnya. cukup mudah dan ikuti langkah2 berikut :

    1. Kunjungi situs www.online-barcode-generator.net/

    2. PILIH CODE ISBN

    3. Masukkan Nomor ISBN tanpa tanda (-)

    Nomor ISBN yang kita terima biasanya sudah ada tanpa pemisah seperti ini 978-602-6850-56-0 sebelum Anda copy paste ke barcode generator online harus dihilangkan terlebih dahulu menjadi seperti ini 9786026850560 (ada 13 digit)

    Lalu klik create

    4. Barcode Selesai dan Pilih Format yang diinginkan

    Barcode ISBN sudah tersedia, Anda tinggal klik dari 4 pilihan yang telah disediakan untuk Anda download, tersedia dalam 4 format yaitu EPS, PND, PDF dan SVG. Mudah bukan tidak perlu waktu sampai 1 menit barcode ISBN Anda sudah tersedia.

    Dari sekian software generator barcode yang ada, menurut penilain kami dari team print on demand situs ini yang paling bagus dan tidak bertele-tele serta gratis pula. Selain untuk ISBN situs ini juga menyediakan untuk generete berbagai tipe barcode, untuk lebih jelasnya silakan langsung mencoba saja.

    Selain situs ini masih banyak lagi situs generator online yang bisa Anda coba, silakan googling di google dengan mengetikan “Membuat Barcode ISBN”

  • Cara Mendapatkan ISBN

    Cara Mendapatkan ISBN

    barcode

    CARA MENDAPATKAN ISBN

    Sebuah buku sebelum dipasarkan umumnya harus memiliki nomer identitas atau yang sering disebut ISBN. Cara mendapatkan ISBN sendiri di Indonesia biayanya adalah gratis. Sekali lagi saya sebutkan gratis, namun agar bisa mendapatkan ISBN Anda harus mendaftarkan diri dulu sebagai Anggota. Dan syarat menjadi Anggota bisa dilihat pada penjabaran dibawah. Bisa saya jelaskan secara singkat Anggota minimal Anda harus memiliki badan hukum CV atau PT penerbitan.

    Lalu mengapa mengurus ISBN biasanya berbayar?
    Mungkin karena penerbit harus mengeluarkan uang untuk biaya print, biaya kelengkapan dokumen dan biaya lain karena harus mengurus dokumen Anda. Bisa dibilang itu adalah biaya jasanya.

    Penjelasan International Standard Book Number (ISBN) sesuai dari website www.pnri.go.id adalah sistem penomoran internasional untuk buku yang dimaksudkan memudahkan pendistribusian dan pencirian buku secara internasional menggunakan sistem komputer.  Awalnya ISBN menggunakan 10 digit untuk memberi identitas pada sebuah buku dengan identitas negara, identitas penerbit, dan nomor urut buku terbit. Perkembangan selanjutnya ISBN pun menggunakan 13 digit dan juga dilengkapi dengan barkod.

    Badan resmi di Indonesia yang mengeluarkan ISBN adalah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.  Pengurusan ISBN biasanya disatukan dengan pengurusan katalog dalam terbitan (KDT). Fungsi KDT adalah untuk memudahkan pengklasifikasian buku di perpustakaan maupun toko buku berdasarkan bidangnya. Pengurusan ISBN kini tidak dibebankan biaya apa pun.

    Berikut Cara Mendapatkan ISBN sesuai dengan persyaratan pengurusan ISBN yang ada dalam situs www.pnri.go.id adalah sebagai berikut.

    UPDATE TERBARU :

    1. Permohonan ISBN sekarang harus via online, permohonan ISBN onsite hanya untuk penerbit lama yang sampai sekarang belum menggunakan sistem online.
    2. Permohonan ISBN via email juga diperuntukan untuk penerbit lama yang sudah berlangganan via email sejak dulu dan sampai sekarang belum menggunakan sistem online.
    3. Penerbit baru yang ingin menjadi anggota harus memiliki Akta Notaris dan SIUP berbadan hukum untuk bisa menjadi Anggota dalam hal ini penerbit self-publishing yang tidak memiliki ijin otomatis tidak bisa lagi mengurus ISBN kecuali penerbit lama yang sudah terdaftar sebelum sistem baru ini dibuat.
    4. Penerbit hanya bisa menerbitkan ISBN dengan atas nama penerbitnya sendiri.

     

    PERSYARATAN PENGURUSAN ISBN

    A. Anggota Baru

    1. Mengisi formulir surat pernyataan disertai dengan stempel penerbit dengan menunjukkan bukti legalitas penerbit atau lembaga yang bertanggung jawab (akta notaris);
    2. Membuat surat permohonan atas nama penerbit (berstempel) untuk buku yang akan diterbitkan.
    3. Mengirimkan fotokopi :
      a. Halaman judul
      b. Balik halaman judul (halaman copyright)
      c. Daftar isi
      d. Kata pengantar

    B. Anggota Lama :
    Hanya butir 2 dan 3 saja yang perlu dikirimkan kepada Tim ISBN/KDT.
    Setelah buku diterbitkan, dimohon kesediaan penerbit untuk mengirimkan 2 (dua) eksemplar dari hasil terbitan tersebut.

    Perhatikan persyaratan pada Butir A.1 bahwa penerbit  atau lembaga yang menerbitkan buku diwajibkan untuk memiliki legalitas badan usaha atau badan hukum dengan bukti fotokopi akta notaries. Dalam hal ini tentu penerbit-penerbit swakelola (self-publisher) yang tidak berbadan usaha atau berbadan hukum kini tidak dapat mengurus ISBN.

    Hal lain yang perlu dipersiapkan dalam mengurus ISBN

    1. Copy halaman prelims buku, yaitu halaman judul penuh, halaman hak cipta, halaman daftar isi, dan halaman  kata pengantar berikut halaman prakata. Kepentingan halaman ini untuk menyusun katalog dalam terbitan (KDT) yang terkadang juga memerlukan informasi spesifikasi buku, yaitu ukuran buku dan tebal buku.
    2. Penerbit juga perlu menginformasikan jumlah terbitan tiap tahunnya sehingga Perpusnas RI dapat mempertimbangkan pemberian nomor ISBN yang panjang dalam urutan produksi buku.
    3. Menyertakan surat pernyataan penanggung jawab penerbitan dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel

    ———————————————————

    S U R A T P E R N Y A T A A N

    Dengan surat pernyataan ini kami :

    Penerbit : …………………………………………………….

    Alamat : ……………………………………………………….

    Telp/Fax : …………………………………………………….

    E-Mail : ………………………………………………………..

    Nama Penanggung Jawab : ………………………………

    Rata-rata terbitan tiap tahun : ………………………….

    Judul : …………………………………………………………..

    Menyatakan bersedia ikut mengambil bagian dalam system ISBN dan KDT (Katalog Dalam Terbitan) .
    Demikian agar badan yang bertanggung jawab menangani masalah ini menjadi maklum.

    Surat pernyataan ini kami sampaikan kepada Tim ISBN/KDT PERPUSTAKAAN NASIONAL RI. Jl.Salemba Raya No. 28 A, Kotak Pos 3624 Jakarta 10002, sebagai tindak lanjut dari pertemuan ilmiahISBN.

    Jakarta, 14 Februari 2014

    Pimpinan penerbit

     

    Ari Bowo

    ———————————————————

    Untuk info lengkap Anda bisa melihat langsung di situs www.pnri.go.id atau jika Anda tidak memiliki penerbit dan merasa tidak ingin ribet dengan proses pengurusan ISBN Anda bisa menggunakan jasa pengurusan ISBN atau memilih terbit lewat print on demand.

     

    Memastikan ISBN Anda Asli atau Palsu?

    Kini Setiap orang bisa langsung mengecek sendiri nomor ISBN mereka, dengan informasi ini sekaligus Anda bisa cek ISBN asli atau palsu, caranya :

    1. Kunjungi situs http://isbn.perpusnas.go.id/

    2. Cari Buku Berdasarkan Judul buku, Pengarang, Penerbit, ISBN

    3. Hasil  Pencarian

    Sistem cari sendiri terkadang tidak begitu akurat, jadi jangan panik atau langsung curiga bahwa ISBN Anda palsu jika tidak ditemukan dalam pencarian ini, langkah pertama jika buku Anda tidak lakukan langkah-langkah berikut :

    a. Cari terlebih dahulu dengan opsi yang disediakan pertama dari judul, nama pengarang, nama penerbit dan nomor ISBN
    b. Hubungi penerbit yang menerbitkan ISBN Anda, jika penerbit tidak menunjukan niat baik, coba langkah terakhir
    c. Menelpon ke perpustakaan nasional langsung.

     

  • Standar Ukuran Buku

    Standar Ukuran Buku

    Pendahuluan

    Jika berbicara standar ukuran buku, semua standar dalam website ini adalah standar dari print on demand ya, tentunya standar ini kami buat berdasarkan pengalaman kami berkecimpung dalam dunia percetakan dan berdasarkan kebanyakan permintaan dari pelanggan kami. Kebanyakan buku yang dibuat adalah buku cerita dari fiksi sampai non fiksi baru kedua buku pelajaran dan sampai dengan ukuran besar biasanya adalah buku-buku portofolio bergambar.

    1. Standar Ukuran Buku Berdasarkan ISO (Seri A)

    Standar internasional ISO 216 menggunakan seri A yang sering diterapkan dalam percetakan buku. Berikut ukuran yang umum dipakai:

    Ukuran Dimensi (cm) Penggunaan Umum
    A4 21 × 29,7 Buku teks, laporan, majalah
    A5 14,8 × 21 Novel, buku saku, jurnal
    A6 10,5 × 14,8 Buku catatan kecil, pocket book

    Ukuran ini memudahkan proses cetak karena efisien dalam penggunaan kertas besar (lembar plano).


    2. Ukuran Buku Populer di Pasaran

    Selain ukuran ISO, ada beberapa ukuran populer yang sering digunakan penerbit untuk berbagai jenis buku:

    Ukuran Buku Dimensi (cm) Jenis Buku
    Novel Kecil 13 × 19 Novel, buku fiksi
    Standar Buku 14 × 21 Buku umum, nonfiksi
    Buku Premium 15 × 23 Buku ilmiah, referensi
    Buku Besar 17 × 24 Buku pelajaran, katalog

    3. Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Ukuran Buku

    Pemilihan ukuran buku tidak hanya soal estetika, tetapi juga:

    • Jenis Konten: Buku ilustrasi atau foto memerlukan ukuran besar agar gambar terlihat jelas.

    • Kenyamanan Membaca: Buku novel biasanya lebih kecil agar nyaman dipegang.

    • Biaya Produksi: Ukuran besar biasanya membutuhkan lebih banyak kertas dan biaya cetak.


    4. Tips Memilih Ukuran Buku

    • Untuk novel → gunakan 13 × 19 cm atau A5 (14,8 × 21 cm) agar mudah dibawa.

    • Untuk buku pelajaran → gunakan B5 (17,6 × 25 cm) untuk ruang teks yang cukup.

    • Untuk buku bergambar → gunakan ukuran besar seperti A4 agar ilustrasi terlihat detail.


    5. Ukuran Buku Besar

    Ukuran buku yang tidak biasa ada juga dimana ukuran itu biasanya lebih besar daripada A5. Yaitu ada di B5 dan A4 bahkan sampai A3.

    • Ukuran 17,6 x 25 [B5]
    • Ukuran 21 x 29,7 [A4]
    • Ukuran 29,7 x 420 [A3]

    6. Tips

    • Harga buku standar ada di ukuran A5
    • Ukuran B5/A4 biasanya harga 2x lipat A5
    • Ukuran A6 biasanya 1/2 dari A5 (lebih murah

    7. Kesimpulan

    Standar ukuran buku sangat beragam, namun yang paling populer adalah A5 untuk buku bacaan, B5 untuk buku pelajaran, dan A4 untuk laporan atau buku referensi. Pemilihan ukuran harus disesuaikan dengan isi buku, target pembaca, dan biaya produksi.

  • Standar Kertas Isi Buku

    Standar Kertas Isi Buku

    Pendahuluan

    Kali ini kita akan membicarakan kertas yang sering digunakan untuk isi sebuah buku. Berbicara sebuah kertas kita tidak akan menemukan 1 atau 2 nama saja, karena macam kertas banyak sekali kalau tidak percaya silakan Anda datang ke toko kertas.

    Saya akan selalu bilang saya hanya akan membahas standar kertas yang biasa atau sering digunakan dalam membuat sebuah buku. Jika Anda punya permintaan khusus silakan Anda bahwa langsung contoh kertas tersebut ke percetakan dimana Anda akan mencetak buku, atau jika Anda tidak punya contoh pastikan Anda tahu namanya dengan terlebih dahulu mengunjungi toko kertas untuk memastikannya.

    Permintaan kertas dengan spesifikasi khusus, menurut pengalaman saya jangan mengharap Anda bisa mencetak dengan 1 atu 2 buku saja karena kemungkinan besar Anda tidak akan dilayani oleh kebanyakan percetakan di Indonesia.

    Jenis-Jenis Kertas Untuk Isi Buku

    Dalam artikel ini saya hanya kaan membahas empat saja jenis kertas yang paling banyak digunakan dalam mencetak buku, ya memang kebanyakan hanya empat kertas ini yang digunakan, lebih detailnya sebagai berikut:

    1. HVS

    Gramasi atau ketebalan dimulai (70 gsm, 80 gsm, 100 gsm)

    Jenis kertas ini tentu sering Anda temui dimana-mana, karena banyak sekali dipergunakan kadang untuk print pribadi dirumah atau di fotocopy pinggir jalan. Kertas ini berwarna putih dengan ketebalan yang bervariasi mulai dari 70-100 gsm. Bahkan beberapa fotocopy ada yang menggunakan ketebalan 60 gsm, tentu disini kecermatan Anda sangat dibutuhkan karena harganya tentu akan berbeda.

    Standar untuk isi buku Anda cukup menggunakan HVS 70 gsm, karena jika terlalu tebal, untuk buku dengan lebih dari 200 halaman akan terasa tebal sekali dan berat. Tentunya membuat buku Anda tidak efisien.

    Koreksi : Banyak sekali yang datang ke percetakan saya, menyebut kertas ini dengan kertas A4 warna putih. Saya koreksi disini bahwa Letter (21,5 x 27,9 cm) A4 (21,5 x 29,7 cm) dan Folio (21,5 x 33 cm) adalah sebuah ukuran kertas bukan nama sebuah kertas. Jadi setelah membaca tulisan ini jangan pernah lagi menyebut nama kertas dengan A4 ya. Be smart reader

    2. Bookpaper

    Gramasi atau ketebalan dimulai (55 gsm, 57,5 gsm, 70 gsm, 90 gsm)

    Masih banyak sekali orang yang awam dengan jenis kertas ini, ya tapi mereka sebenarnya tahu karena kertas ini sering dipake untuk buku-buku novel dan buku-buku cerita lain banyak sekali Anda lihat di toko buku gramedia atau gunung Agung. Kertas berwarna agak cream atau kecoklat-coklatan ini disebut Bookpaper dengan ketebalan standar yang banyak digunakan adalah 55 gsm atau 57.5 gsm. Kertas ini juga sering disebut kertas storenso. Untuk lebih jelas tentang kertas ini silakan lihat perbedaan gambar dibawah ini, sebelah kiri berwarna putih adalah HVS sedangkan disebelah kanannya yang dimaksud bookpaper

    HVS-Vs-Bookpaper

    3. Art Paper

    Gramasi atau keebalan dimulai (100 gsm, 120 gsm, 150 gsm)

    Art Paper adalah kertas berwarna putih mengkilap dengan ketebalan antara 100-180 gsm. namun untuk isi biasanya standar maksimal adalah 150 gsm karena buku akan terasa tebal sekali jika menggunakan ketebalan diatas itu. Biasanya Art paper digunakan untuk buku-buku dengan isi yang dicetak berwarna seperti majalah, portofolio, company profile dll.

    4. Matte Paper

    Ketebalana atu gramasi dimulai (100 gsm, 120 gsm, 150 gsm)

    Matte Paper tidak berbeda jauh dengan Artpaper, kertas ini adalah versi redupnya dari Artpaper, dengan ketebalan sama seperti Artpaper namun matte paper tidak begitu mengkilap. Kenapa saya bilang tidak begitu mengkilap, mungkin Anda harus membandingkannya dulu baru akan percaya, kedua jenis kertas ini tidak begitu berbeda bahkan kadang pegawai toko kertas pun kesulitan membedakannya. Contoh kertas Art paper bisa dilihat pada gambar awal diatas.

    Dan kabar buruknya, ketika Anda memutuskan untuk mencetak buku Anda dengan teknologi digital printing, memilih kertas Art paper atau Matte paper tidak akan begitu berpengaruh karena kebanyakan tinta teknologi digital printing ada lapisan yang membuat cetakan terlihat mengkilap. Jadi bahan kertas tadi otomatis akan terlihat mengkilap, tidak percaya Anda bisa mulai mencobanya.

    Mungkin cuma 4 jenis kertas diatas saja yang sering digunakan untuk isi sebuah buku, yaitu HVS, Bookpaper, Art paper dan Mattepaper. Jika teman-teman punya info tambahan silakan berkomentar pada form dibawah ini, mungkin bisa sambil diskusi untuk kemajuan cetak buku di Indonesia.

    Tearkhir adalah kertas tambahan yaitu fancy paper, jenis dan merknya sendiri sangat banyak sekali ya:

    5. FANCY PAPER

    Kertas import dengan berbagai pilihan, namun biasanya digolongkan menjadi 2 macam UNCOATED dan COATED,

    Uncoated sendiri untuk kertas-kertas yang bahannya menyerap tinta tidak mengkilap (masuk dalam kategori HVS dan Bookpaper).

    Coated memiliki bahan dasar halus dan mengkilap hampir sejenis artpaper dan matte paper.

    Pilihan untuk Fancy paper sendiri sangat beragam dan banyak sekali pilihannya namun harga cenderung mahal karena di import dari berbagai negara.

    Kertas fancy mahal, membuat harga buku juga jadi mahal karena bayangkan perlembar planonya saja bisa sampai 15.000. Namun fancy paper bisa dijadikan alternatif jika ingin buku dengan kualitas tinggi dan berbeda daripada yang lain.

    Jika Anda menemukan buku dengan bahan yang unik dan jarang ditemukan, ada kemungkinan bahwa buku itu menggunakan kertas fancy, dengan merk yang bermacam-macam jadi Anda harus tahu dulu merknya jika ingin membuat buku yang sama persis dengan contohnya.

    Rangkuman Artikel


    1. Standar Ukuran Kertas isi buku

    Umumnya menggunakan ukuran seri A atau ukuran buku yang sudah populer:

    • A5 (14,8 × 21 cm) → untuk novel, buku saku

    • B5 (17,6 × 25 cm) → untuk buku pelajaran, buku referensi

    • A4 (21 × 29,7 cm) → untuk buku teks, majalah

    • Ukuran khusus populer:

      • 13 × 19 cm (novel)

      • 14 × 21 cm (buku umum)

      • 15 × 23 cm (buku premium)


    2. Jenis & Gramasi Kertas

    Untuk isi buku, jenis dan ketebalan kertas yang sering digunakan adalah:

    Jenis Kertas Gramasi Umum Karakteristik & Kegunaan
    HVS 70 – 100 gsm Putih bersih, umum untuk buku teks, modul, skripsi
    Book Paper 55 – 70 gsm Lebih tipis, agak krem, nyaman untuk mata, cocok untuk novel & buku bacaan tebal
    Art Paper 100 – 150 gsm Halus, untuk buku full color / majalah
    Matt Paper 100 – 150 gsm Doff, tidak mengkilap, untuk buku ilustrasi
    Ivory / BW 120 – 150 gsm Jarang untuk isi, lebih ke cover

    👉 Novel & buku bacaan tebal → biasanya Book Paper 55 gsm (krem, ringan)
    👉 Buku teks atau akademikHVS 70–80 gsm
    👉 Majalah / buku bergambarArt Paper 100–150 gsm (glossy)


    3. Warna Kertas

    • Putih → untuk buku akademik, modul

    • Krem / Off-white → untuk novel, agar mata tidak cepat lelah

    • Glossy → untuk buku foto atau majalah full color


    Tips memilih:

    • Jika buku >300 halaman, pilih gramasi ringan (Book Paper 55–60 gsm) agar tidak terlalu tebal dan berat.

    • Jika banyak ilustrasi warna, pilih Art Paper minimal 100 gsm agar warna tajam.

  • Standar Layout Isi Buku

    Standar Layout Isi Buku

    facebooktwitter

    Berbicara tantang layout sebuah buku, mungkin tidak begitu banyak standarnya. Yang perlu dipastikan adalah pertama Anda tentukan ukuran buku yang ingin Anda gunakan (baca standar ukuran buku), untuk sebuah layout buku tidak perlu ditambahkan bleed 3 mm, kecuali buku Anda adalah buku komik atau buku dengan gambar penuh (baca Layout Isi Buku Bergambar). Dan berikut Standar Layout Isi Buku yang bisa Anda perhatikan.

    1. Software Yang Digunakan

    Software yang bisa digunakan untuk layout isi buku adalah Adobe InDesign, Page Maker dan Quark Express. Software-software yang kami sebutkan adalah kebanyakan software yang digunakan percetakan untuk membuat layout buku-buku best seller penerbit mayor. Muncul pertanyaan bagaimana jika buku saya cukup di layout dengan Microsoft Word? Kabar buruknya jika buku Anda ingin dicetak masal atau mungkin diterima sebuah penerbit mayor, buku Anda akan dilayout ulang atau buku Anda dianggap belum memiliki sebuah layout dan penerbit tersebut masih harus mengeluarkan biaya lagi untuk membayar biaya layout pada percetakan.

    2. Gunakan Font Standar atau Umum.
    Jika Anda berencana mendesain sendiri layout buku Anda, pastikan untuk memilih font dari standar daftar font berikut. Manfaat menggunakan font yang sudah standar adalah buku akan enak dibaca dan tidak membuat mata lelah atau tidak membuat tampilan isi buku Anda terasa aneh. Selain itu jika Anda menggunakan font yang tidak ada dalam daftar ini, kemungkinan terjadi missing font denga pihak percetakan akan sangat besar. Hal ini dapat mempengaruhi format Anda.

    • Arial
    • Book Antiqua
    • Bookman Old Style
    • Century
    • kurir
    • Garamond
    • Palatino
    • Tahoma
    • Times New Roman
    • Verdana
    • simbol

    3. Ukuran Font.

    Ukuran font untuk isi buku berbeda-beda tergantung dari ukuran bukunya. Mungkin untuk makalah dengan ukuran A4 kita sudah tahu bahwa ukuran standar adalah 12 point. Namun Jika Anda membuat buku lebih kecil katakanlah untuk buku A5 seperti novel atau buku Non Fiksi lain yang dijual di toko buku Gramedia, tentu jika kita menggunakan font 12 point sangat tidak tepat. Biasanya font yang digunakan adalah antara 9-10 point.

    Cara paling gampang untuk mengetahui ukuran font Anda tepat atau tidak adalah, print pada ukuran asli. Kebanyakan dari kita biasanya melakukan print masih dengan ukuran A4 jadi akan terlihat pas tetapi waktu menjadi sebuah buku terlihat terlalu besar.

    4. Halaman Mirror Margin.

    Sebuah buku pasti memiliki halaman, hal yang sering menjadi kesalahan jika Anda melayout buku Anda sendiri adalah posisi penomoran halaman. Mungkin jika Anda masih belum mengerti untuk lebih aman Anda bisa menempatkan posisi penomoran halaman berada ditengah buku baik itu di sisi atas maupun sisi bawah, tergantung dari tingkat kreatifitas Anda.

    Jika Anda memutuskan untuk meletakkan penomoran halaman pada sisi buku, perhatikan letak penempatannya yaitu.

    • Buku bernomor ganjil berda di sebelah kanan.
    • Buku bernomor genap berada disebelah kiri.

    5. Margin Standar Buku.

    Dalam melayout sebuah buku, pasti Anda akan berhubungan dengan margin. Margin bisa diartikan  jarak tulisan dengan ukuran jadi sebuah buku. Standarnya adalah ukuran kiri, kanan dan atas sama sekitar atandart minimal 1 cm dan bagian bawah lebih lebar karena ada nomer halaman dan caption judul.

    Berikut beberapa contoh layout Buku yang mungkin bisa menambah kreatifitas Layout Anda:

    layout buku 1 layout buku 2 layout buku 3 layout buku 4 layout buku 5 layout buku 6 layout buku 7 layout buku 8 layout buku 9

    Butuh Jasa Layout Buku Profesional, Silakan Hubungi Kami lengkap sampai pengurusan ISBN dan proses pencetakan buku serta proses distribusi buku

    RAFIKATAMA Group
    Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
    (021) 5369 0884
    M : 085 888 175 200
    Email : cs@rafikatama.com

    Klient Kami

    1. Pemprov Bengkulu
    2. Hari Pers Nasional
    3. Dewan Pers
    4. Elek Media Komputindo
    5. M&C
    6. Grasindo
    7. TEMPO Group
    8. Budi Pradono Arc
    9. Cyrus Network
    10. Dinas Perhubungan
    11. Save Street Child
    12. Dapur Buku
    13. Star Publishing
    14. Deka Publishing
    15. Spirego International