Author: Mikaila Kamila

  • Pentingkah Sebuah Perusahaan Memiliki Company Profile?

    Pentingkah Sebuah Perusahaan Memiliki Company Profile?

    Pernahkah dalam benak teman-teman startup unutk membuat company profile? Apa sih company Profile? dan seberapa pentingkah sebuah perusahaan memiliki company profile?

    Berikut sedikit penjabaran seberapa pentingnya kah sebuah company profile dalam sebuah perusahaan disertai gambar.

    – Company profile merupakan penjelasan mengenai perusahaan termasuk produknya secara tulisan maupun grafik yang mengangkat corporate value serta product value serta keunggulan perusahaan dibandingkan pesaing berdasarkan kedua value diatas.

    – Company Profile merupakan hasil cetak atau pun halaman web yang berisi tentang profil perusahaan. Dengan fungsi Company Profile sebagi media komunikasi dan alat pemberi informasi tentang perusahaan anda kepada pihak lain yang membutuhkan.

    – Company profile tujuan utamanya adalah memperkenalkan kepada public informasi tentang company tersebut berkaitan dengan: Nama perusahaan, Tag Line dan Logo.

    – Company profile merupakan salah satu media Public Relations yang merepresentasikan sebuah perusahaan (organisasi). Produk Public Relations ini berisi gambaran umum perusahaan, di mana perusahaan bisa memilih poin-poin apa saya yang ingin disampaikan secara terbuka kepada publiknya disesuaikan dengan kepentingan publik sasaran.

    – Company profile adalah grafik atau ikhtisar yang memberikan fakta tentang hal hal khusus dari sebuah perusahaan untuk menunjukan idenitas atau ciri ciri dari perusahaan tersebut.

    – Company Profile merupakan sebuah paparan dan penjelasan mengenai perusahaan termasuk produknya secara verbal maupun dalam bentuk grafik yang meningkatkan corporate value (nilai-nilai perusahaan)

    Dan berikut beberapa contoh company profile yang bisa buat referensi teman-teman dalam membuat cmpany profile:

    company profile 1 company profile 2 company profile 3

    company profile 4

    company profile 5

    company-profile-7

    company profile 7company profile 8

    company profile 9 FOLHETO_HORIZ_SCP_MAIOR_NOVO_V6.indd

    FAQ Tentang Qompany Profile?

    Ukuran Standar Company Profile Berapa ya?

    B5 = 17 x 25 cm
    A4 = 21 x 29, 7 cmA5 = 14,8 x 21 cm

    Ukuran paling banyak digunakan adalah B5, jika ingin ukuran lebih besar bisa memilih A4, jika teman-teman ingin lebih hemat bisa menggunakan ukuran yang lebih kecil A5. Lebih unik dan gampang dimasukin ke tas.

    Kertas yang bagus digunakan apa saja?

    Art paper/Matte paper 120-150 gsmKertas ini ya sering digunakan untuk menunjukan kesan eksklusife pada company profile, kertasnya mengkilap seperti majalah ya. Untuk selera yang berbeda masih banyak kertas lain silakan konsultasi dengan percetakan

    Standarnya Berapa halaman untuk membuat Company Profile?

    Tidak ada standar. Namun perlu diperhatikan jika company profile Anda dalam jumlah sedikit buatlah dalam kelipatan 4.

    Teman-teman ada pertanyaan lain, silakan tulis pada kolom komentar, akan saya bantu jawab dan saya tambahkan pada list diatas, mumpung gratis lo… heh

     

  • Cetak Notebook Sesuai Permintaan

    Cetak Notebook Sesuai Permintaan

    Adakah dari teman-teman yang tidak tahu notebook, tanpa kita sadari pasti diantara kita semua pernah memegang sebuah notebook. Iya buku catatan kecil ini biasanya kita dapatkan dari kantor, hadiah dari teman atau ketika mengikuti sebuah seminar. Notebook biasanya digunakan untuk branding sebuah perusahaan. Dan memiliki sendiri memiliki berbagai macam bentuk serta ukuran.

    Kali ini saya mau membahas, berbagai macam ukuran dan bentuk notebook standar di percetakan. Notebook sendiri atau ada juga yang menyebut SKETCHBOOK atau buku Agenda bisa Anda buat sendiri sesuai dengan keinginan Anda dengan standar seperti dibawah ini.

    Ukuran

    Notebook memiliki ukuran yang bervariasi, bisa custom sesuai keinginan Anda. namun standar dipercetakan notebook memiliki ukuran:

    a. A6 (10,5 x 14,8 cm)

    b. A5 (14,8 x 21 cm) Agenda

    c. A4 (21 x 29,7 cm)

    d. Custom

    Standarisasi Notebook di Print On Demand

    Secara detail yang perlu kamu tahu tentang notebook di print on demand adalah sebagai berikut, pastikan kamu membaca penjelasan berikut sebelum melakukan pemesanan :

    1. Cover

    • Hardcover
    • Softcover

    2. Ukuran

    • A6
    • A5
    • Custom (minimal pemesanan 100 pcs)

    3. Isi Notebook

    • Polos
    • Bergaris
    • Custom (minimal pemesanan 100 pcs)

    4. Teknik Jilid

    • Spiral
    • Binding

    5. Pilihan Kertas

    • HVS (putih)
    • Bookpaper (Cream/kertas novel)

    5. Aksesoris

    • Tali
    • Mika (Hanya untuk notebook softcover spiral)
    • Rounded (ujung buku melengkung)

    Spiral Vs Binding, Apa Bedanya?

    Notebook atau Agenda dalam percetakan memiliki beberapa bentuk berdasarkan teknik penjilidannya, sebelum Anda membuat notebook (Agenda) sebaiknya Anda memahaminya karena sangat mempengaruhi harga cetaknya.

    1. NoteBook Soft Cover (Binding)

    Notebook jenis ini menggunakan teknik jilid perfect banding atau di lem panas dengan soft cover, notebook akan seperti buku-buku standar biasanya seperti pada gambar berikut ini:

    notebook1

    notebook 2 notebook 3

    2. NoteBook Softcover (Spiral)

    Notebook bentuk ini menggunakan kawat spiral dalam proses finishingnya, dan softcover menggunakan Art Karton 260 gsm. seperti pada gambar berikut:

    notebook spiral 3

    note book spiral 2  notebook spiral 4

     

    3. NoteBook HardCover (Binding)

    Jenis notebook menggunakan sampul board sehingga tampil lebih ekslusive, sebelum di hardcover isi notebook di lem panas atau bisa dijahit dengan benang. Tergantung permintaan Anda, Jika di lem panas lebih kuat tetapi notebook tidak akan bisa membuka sampai lebar (bisa dilihat pada contoh 1 lem panas soft cover), jika dijahit benang notebook akan bisa dibuka terlentang dimeja  seperti contoh dibawah ini.

    notebook hardcover

    notebook hardcover 1 notebook hardcover 3

    4. NoteBook Hardcover (Spiral)

    Sama seperti contoh nomer tiga, menggunakan kawat spiral namun kali ini cover dalam bentuk Hardcover menggunakan kertas board

    spiral hardcover

    spiral hardcover 1 spiral hardcover 2

    Sekarang sudah tahu kan berbagai bentuk notebook atau buku Agenda. Jika Anda ingin Cetak Notebook Sesuai Permintaan sendiri atau cetak Agenda tetapi mengalami kesulitan serahkan pada ahlihnya. Email dan tanya-tanya gratis pada kami ke cs@pod.co.id atau add line kami @printondemandid (pakai @) :

    Add Friend

     

    lihat-pricelist

  • Cara Membuat Bleed Pada Cover Buku

    Cara Membuat Bleed Pada Cover Buku

    Istilah bleed menjadi sering Anda dengar ketika berhubungan dengan percetakan, bleed sendiri dibutuhkan untuk mendapatkan hasil potongan buku yang sempurna sampai ujung buku. Sebenarnya saya sudah sering sekali membahas tentang bleed namun masih terlalu banyak yang bertanya pada saya, mas bleed itu apa sih? Lalu cara membuatnya bagaimana? atau sudah saya jelaskan panjang lebar melalui email atau bahkan ada yang bertemu dan diajarkan langsung pun masih juga ada yang salah.

    Jadi dari pada saya mengulang-ngulang hal yang sama setiap harinya, seperti biasa lebih baik saya tulis disini siapa tahu berguna buat teman-teman yang lain atau nanti jika ada yang tanya saya tinggal memberikan link tulisan ini.

    Untuk memahami dengan baik apa itu bleed, saya buatkan 5 Rangkuman singkat tentang Bleed

    1. Apa itu Bleed?

    Bagi yang belum tahu bleed itu apa sih? ini penjelasan versi saya sendiri ya, dari pada saya kasih penjelasan lewat wikipedia nanti malah bingung. Bleed adalah area tambahan diluar ukuran jadi sebuah halaman, bleed standartnya adalah 3 mm. Jika Anda ingin membuatnya lebih dari 3 mm atau kurang itu terserah teman-teman semua, tetapi yang jelas dari percetakan area tambahan 3 mm dirasa sudah cukup untuk sebuah bleed.

    Lalu apa sih sebenarnya fungsi sebuah bleed? saya jawab apa yah? jadi begini setiap manusia tidaklah ada yang sempurna, dalam sebuah pekerjaan finishing dalam hal ini proses pemotongan, mungkin akan selalu ada unforced error oleh si tukang potong tersebut. Dalam hal ini pihak percetakan mengantisipasi sampai dengan 3mm. Jadi jika ada kesalahan potong antara 1-3 mm buku Anda masih aman karena adanya halaman tambahan bleed ini, biasanya jika sudah lebih dari 3 mm percetakan akan mengulangnya karena itu bukan lagi unforced error tapi benar-benar error. Lihat contoh bleed pada gambar dibawah yah (area kotek merah).

    Dari gambar diatas, saya hanya ingin menambahkan sedikit penjelasan. bahwa area yang dilebarkan pada halaman bleed adalah backgroundnya saja, untuk tulisan dan gambar inti tidak perlu ikut diperlebar. Jauhkan tulisan minimal 5 mm dari area potong. Satu lagi catatan crop mark harus tetap di ukuran potong bukan setelah bleed.

    Misalnya seperti ini jika ukuran buku Anda 13 x 19 cm maka garis potong Anda harus pas di ukuran 13 x 19 cm namun area Anda akan menjadi 13.6 x 19.6 cm karena ditambah bleed. Lihat contoh

    2. Perbedaan isi buku dengan bleed dan tanpa bleed.

     DENGAN BLEED

    Perbedaan terdapat pada area diluar paskris yang disebut bleed.

    3. Hasil akhir buku jika design menggunakan bleed dan tidak menggunakan bleed.

    Hasil terpotong sempurna hingga ujung buku

    Hasil menyisahkan pinggiran putih sisa kertas

    4. Cara Membuat Bleed

    Baiklah langsung saja berikut ulasan lebih detail cara membuat bleed pada cover, tutorial kali ini saya menggunakan Adobe InDesign CS 4.0

    1. Buka Adobe InDesign CS 4.0
    2. Pilih File >> New >> Document
    3. Buat Ukuran Cover misal ukuran buku 13 x 19 cm dengan tebal punggung 1,5 cm
      Width : 275 mm (13 + 13 + 1,5 = 27,5 cm)
      Height : 190 mm
      Column: Number : 2
      Gutter : 15 mm (tebal punggung buku) Pilih more option
      bleed : 3 mm
      Slug : 0 mmNew Page Indesign4. Setelah halaman selesai dibuat, tinggal masukan cover Anda yang telah didesain jika menggunakan software lain. Jika menggunakan InDesign dari awal pembuatan cover Anda tinggal mendesainnya dengan mengikuti aturan-aturan seperti diatas.
      5. Halaman bleed akan otomatis keluar pada area yang ditandai garis merah.

    5. Bleed hanya dibutuhkan untuk file gambar.

    Halaman putih tidak membutuhkan bleed, sebagai catatan penting halaman bleed hanya di butuhkan untuk file yang membutuhkan gambar terpotong sempurna sampai pinggir buku. Bleed diperlukan agar tidak ada area putih kertas pada pinggri buku.

    Sebenarnya cuma singkat dan simple yah membuat bleed itu. Karena singkat dan simple jadi jangan sampai salah lagi, biar hasil buku Anda bisa mendapatkan hasil yang sempurna atau paling tidak buku Anda tidak nunggu lama di percetakan karena biasanya percetakan mendahulukan file yang sudah siap cetak saja.

    Jika masih ada yang kurang jelas silakan berkomentar pada kolom dibawah ini, atau bisa menghubungi kami via email untuk respon lebih cepat.

  • Menghitung Biaya Cetak Buku

    Menghitung Biaya Cetak Buku

    Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana menghitung perkiraan biaya cetak. Karena banyak sekali tentunya dari teman-teman yang hanya sekedar ingin tahu kalau saya mau mencetak buku ini kira-kira berapa ya biayanya. Mungkin yang dulunya punya pemikiran seperti itu dan malu ingin bertanya karena baru hanya ingin tahu, sekarang cukup baca ulasan lengkap saya berikut ini. Jadi teman-teman semua bisa tahu perkiraannya dan mulai mengumpulkan uang untuk biayanya.

    Nanti jika anda ingin mencetak silakan hubungi percetakan yang menurt Anda pas untuk mempercayakan buku Anda dikerjakan oleh mereka. Tentunya harga masing-masing percetakan akan berbeda dan persaingan masih cukup kompetitif.

    Pertama untuk mengetahui biaya cetak Anda harus menentukan Ukuran buku Anda dan jumlah Halaman buku Anda. Jika Anda belum tahu lihat Standar Ukuran Buku. Yang perlu diperhatikan dari standar ukuran cetak adalah batasan ukuran, karena akan sangat berpengaruh terhadap harga cetak buku Anda. Darimana sebenarnya ada batasan ukuran cetak dan kenapa ada seperti itu?

    Ini yang membuat ada standar ukuran cetak, berawal dari ukuran mesin yang digunakan (Mesin Digital). Ukuran mesin digital yang sering digunakan untuk mencetak buku rata-rata memiliki area cetak 32,5 x 48,8 cm. Jadi ukuran kertas plano harus dipotong menyesuaikan ukuran kertas tersebut. Sehingga muncullah ukuran A4, A5 dan A6 berawal dari pembagian dua ukuran ini.

    Berikut saya lampirkan cara menghitung biaya per lembar cetak buku dari ukuran 32,5 x 48,8 cm (A3+). Biasanya percetakan memberikan harga standart per ukuran A3+ (32,5 x 48,8 cm) untuk cetak dalam hitam putih harga standart percetakan mulai dari Rp 600-1500/lembar. Sedangkan untuk cetak colour adalah Rp 2,500 – 5,000/ lembar, sekali lagi itu tergantung dari banyaknya Anda mencetak dan bahan yang Anda gunakan. Untuk biaya finishing (meliputi cover, laminasi, jilid lem dan wrapping plastik) Rata-rata mulai dari Rp 15,000 – Rp 35,000/buku A4

    Contoh Harga 1

    menghitung cetak buku1

    Ini contoh menghitung jika Anda ingin mencetak buku ukuran A3, 200 Halaman dengan isi buku hitam putih. Dengan asumsi Anda mendapatkan harga per lembar A3+nya adalah Rp 1000. Dan biaya finishing adalah Rp 35,000

    Cetak Isi : 200 x 1000 = Rp 200,000
    Finishing :                     Rp   35,000
    Total                           = Rp 235,000 ( Harga belum termasuk PPN)

    ———————————————————————————————————————

    Contoh Harga 2

    menghitung cetak buku2

    Anda ingin mencetak buku ukuran A4 (21 x 29,7 cm), 200 Halaman dan isi dicetak hitam putih. Untuk harga disini jika Anda ingin menggunakan ukuran lebih besar sedikit sampai ukuran 23 x 30 cm harga akan tetap sama.

    Asumsi Anda mendapatkan harga sama per lembar A3+ adalah Rp 1000. Biaya finishing adalah Rp 15,000

    Cetak Isi : 200 x 500 = Rp 100,000
    Finishing :                    Rp   15,000
    Total                            Rp 115,000

    Kenapa diatas cuma dikalikan Rp 500? Perhatikan gambar hitungan karena harga per lembar A3+ adalah Rp 1000 dan untuk ukuran A4 kita bisa mendapatkan 2 halaman.

    ———————————————————————————————————————

    Contoh Harga 3

    menghitung cetak buku3

    Sekarang Anda ingin mencetak buku ukuran A5 (14,8 x 21 cm), 200 Halaman dan isi dicetak hitam putih. ukuran ini paling banyak digunakan terutama untuk membuat buku-buku fiksi dan non fiksi. Jika Anda ingin membuat buku dalam ukuran 13 x 19, 14 x 20, 15 x 23 Harga akan tetap sama sesuai dengan gambar hitungan diatas.

    Asumsi Anda mendapatkan harga sama per lembar A3+ adalah Rp 1000. Biaya finishing adalah Rp 10,000

    Cetak Isi : 200 x 250 = Rp 50,000
    Finishing :                    Rp  10,000
    Total                           Rp 60,000

    Sudah didapat harganya dan semakin kecil akan semakin murah, untuk mempermudah perhatikan contoh perhitungan.

    ———————————————————————————————————————

    Contoh Harga 4

    menghitung cetak buku4

    Anda ingin mencetak Note atau buku saku ukuran A6 (10,5 x 14,8 cm), 200 Halaman dan isi dicetak hitam putih. Jika Anda ingin membuat buku saku dalam ukuran lebih kecil 8 x 12 atau 7 x 10 atau lebih besar sampai 12 x 15,5 cm harga akan tetap sama.

    Asumsi Anda mendapatkan harga sama per lembar A3+ adalah Rp 1000. Biaya finishing adalah Rp 5,000

    Cetak Isi : 200 x 125 = Rp 25,000
    Finishing :                    Rp  5,000
    Total                           Rp 30,000

    ————————————–

    Nah, jika Teman-teman butuh jasa percetakan untuk mencetak buku dengan harga murah dan kualitas terbaik dengan teknologi dari FujiXerox Japan. Segera hubungi Print On Demand sekarang. Order online cukup dari rumah saja atau Anda bisa datang langsung saja datang ke percetakan untuk diskusi gratis dengan ahlinya.